TEORI POLYBIOUS
BAB VI
TEORI POLYBIOUS
Polybius adalah murid Aristoteles, ia menyatakan bahwa bentuk pemerintahan monarkhi, oligarkhi dan demokrasi berlangsung silih berganti berupa siklus, berputar dan pada gilirannya akan kembali ke asal. Teorinya ini dikenal dengan nama Siklus Polybius.
>> Polybius lahir sekitar tahun 203 SM atau 198 SM di megalopolis Arcadia.
>> Polybios berasal dari yunani tepatnya dari suku archaea, ia adalah sejarawan romawi kuno yang lahir dari seorang negarawan terkemuka yaitu Likorta, seorang politisi kuat dan kepala Liga Achaean, pemuda yang berpartisipasi dalam kehidupan militer dan politik.
>> TEORI SIKLUS POLYBIOUS
1). Monarki
Monarki adalah suatu sistem pemerintahan dimana Raja yang menobatkan dirinya sebagai penguasa tunggal, dan menggunakan kekuasaan semata-mata untuk rakyatnya.
Monarki sendiri dibagi menjadi tiga yaitu:
(1). Monarki absolut (raja memiliki kekuasaan penuh dan bersifat mutlak).
(2). Monarki konstitusional (kekuasaan raja dibatasi berdasarkan hukum atau konstitusi yang berlaku).
(3). Monarki parlementer (parlemen berkuasa penuh, raja hanya sebagai simbol).
2). Tirani
Tirani merupakan perubahan sistem pemerintahan, di mana raja yang sebelumnya merakyat tiba-tiba berkuasa semena-mena dan melakukan penyelewengan wewenang sehingga rakyat menjadi tertindas. Sistem ini sama dengan komunisme, fasisme, totaliter, dan kediktatoran.
3). Aristokrasi
Aristokrat atau golongan bangsawan mulai peduli terhadap rakyat yang tertindas oleh kebijakan penguasa yang semena-mena.
4).Oligarki
Oligarki adalah perubahan sistem pemerintahan di mana kaum bangsawan, elit politik, dan kalangan atas juga ikut menindas rakyat bersama raja sehingga muncul sikap etnosentrisme dan feodalisme.
5). Demokrasi
Rakyat kemudian bangkit dan melancarkan revolusi untuk melawan pemerintah yang bertindak semena-mena. Kemudian rakyat berkuasa atas pemerintahan dan negara serta kemerdekaan dari penindasan dan ketidakpedulian penguasa kepada rakyat. Biasanya pemerintahan berubah menjadi sistem republik contohnya seperti Revolusi Prancis.
6). Oklokrasi
Ketika tampuk pemerintahan sudah dikuasai rakyat, negara menjadi kacau karena seluruh rakyat ingin menjadi pemimpin sehingga pemerintahan kembali ke sistem monarki.
>> Kelemahan Teori Polybius
Sifatnya yang deterministik; artinya, perubahan bentuk pemerintahan akan mengikuti siklus yang berurutan dari pemerintahan seorang yang baik, kemudian digantikan oleh pemerintahan seorang yang buruk, kemudian diganti pemerintahan sekelompok orang yang baik, dan seterusnya.
Komentar
Posting Komentar